Senyum (Mringis)


Senyum
(Mringis)


Senyum adalah gerak ekspresif tanpa suara yang menunjukan rasa senang, bahagia pokoknya yang membuat hati riang gembira.
Terkadang kita gemes melihat bayi yang tersenyum, begitu indah dan iklasnya memberikan nuansa sekitar nya menjadi bergembira. Ketika umurnya mulai bertambah dan banyak tahu akan alasan yang membuat ia harus tersenyum atau tidak, maka senyum yang dulu ia berikan mulai pudar. Si anak menjadi pelit senyum, katakanlah ia muai senyum kalau sudah diberikan sesuatu. Ketika beranjak remaja sampai ke dewasa respon yang ia berikan berupa senyuman pun juga berbeda. Karena ia mulai mengenal faktor apakah menurut ia harus tersenyum atau tidak. Senyum seperti ini disebut Transaksional  artinya orang akan tersenyum jikalau menerima seusatu.
Kemudian kita kenal lagi yakni senyum Sinis, senyum ini pasti sudah tidak asing ditelinga. Yups benar. Senyum yang setengah tidak iklas, atau karena hanya ingin menghargai lawan bicara, atau bahkan paling parah lagi senyum ini terlihat agak mengejek. Ingat ya, bahwa ekspreesi dan bentuk wajah orang itu mudah dibaca.
Adalagi Senyum kepuasan artinya sebuah ekspresi senyum karena mendapat hal dengan jerih payah sendiri, sehngga menimbulkan rasa kepuasan lahir dan batin.
Ada yang tau karya terbesar pelukis Leonardo da Vinci, that’s right, Lukisan Monalisa. Sebuah lukisan yang selesai dibuat tahun 1506, yang sampai saat ini menjadi perbincangan banyak orang khusunya dikalangan para penikmat seni. Apakah yang menjadi perbincangan ? Ini soal misteri dibalik senyum Monalisa.Georgio Visari seorang kritikus seni mengungkapkan terapat nilai Transendental atau cara berfikir diluar nalar yang agung.
Bisikan Angin Semesta :
1.      Senyum adalah anugrah terindah yang diberikan Tuhan, seperti oksigen yang kita hirup. Ini semua gratis, maka bijaklah dalam menghargai karunia Nya. Berupa senyum ikhlas kepada orang lain.
2.      Senyum karena diberikan seuatu entah materill and non-materil. Jangan sampai memiliki atau terbelsit dalam hati seperti tindakan itu. Smile from heart
3.      Biasakan tersenyum secara iklas dan tulus dari hati, seorang dokter dari Virginia Amerika Serikat mengatakan “jika seseorang tersenyum, otak mengeluarkan Serotonin yang bermanfaaat untuk kekebalan tubuh”.
4.      Berikan Senyuman tulus anda pada semua orang tanpa meliahat apapun itu. Namun bukan berarti senyum karena menjelekan orang ya, atau untuk mendapat simpatik orang, yang parah lagi untuk memikat lawan jenis. Wow .. Woow bahaya ini. Maka itulah manfaatkan senyum tulus nan iklas maka rasakan sendiri manfaatnya.

Komentar