Masa Depan Suram



Masa Depan Suram

Tantangan dunia kerja semakin hari semakin menyekik kita, khusus nya bagi mahasiswa, kenapa ? kita akan dihadapkan pada permasalahan yang riil. Apa yang kita dapatkan selama di bangku kuliah dengan segala prestasi akademik pun akan benar-benar dipertanggung jawabkan didunia kerja. Dan tidak bisa dipungkiri dan bukan sebagai jaminan kita sukses mendapatkan bidang kerja yang sesuai dengan studi yang diperjuangkan selama 4 tahun.
Pengalaman dari berbgai orang menvisualkan secara ekplisit bahwa tak hanya 15 % dari pekerjaan kita adalah bentuk aplikatif dibangku perkuliahan. Ini yang sebenarnya menjadi masalah besar dan masih tanda tanya besar, masalah dibagian mana sehingga hal tersebut bisa terjadi, apakah selama proses perkuliahan memang mahasiswa nya yang terlalu santai ? atau dari fasilitator dewasa ini sumber SDM nya ? atau fasilitas nya ?. Hal ini diperparah dengan survey dari Koordinator Koperasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V yang menyatakan bahwa Data menunjukkan mahasiswa perguruan tinggi negeri ada 1,8 juta, sementara untuk perguruan tinggi swasta ada 3,9 juta [1].
Dalam hal ini yang menjadi patokan dasar dan pegangan kuat dalam menprepare masa depan adalah tekad dan kerja keras. Banyak kasus dilapangan menyatakan bahwa mereka yang hanya lulusan SMP/ SMA sederajat justru sangat berfikiran lebih jauh tentang rencana kedepan (Kerja). Itu terjadi karena  pemikiran mereka hanya terfokus pada 1 hal saja. Oleh karena itu mumpung belum terlambat kita sebagai generasi Agent of change sudah selayaknya membangun , merencanakan, dan menfouskan arah tujuan sebelum kita dihadapkan pada masalah yaitu Bimbang.
Disini akan dijelaskan berbagai tips bagaimana kita menyusun masa depan selagi masih kuliah, dilansir dari hipwee, berikut ini tips nya :

1.      Pilihlah Teman Sepergaulan yang Tepat
Dalam perkuliahan kita akan dipertemukan dengan berbagai lintas orang dengan berbagai latar belakang yang beragam, baik antar fakultas maupun sesame fakultas. Disinilah lingkup diskusi yang paling menarik, dan memilih orang-orang berfikiran maju menjadi prioritas.

2.      Tidak Ada Gap berinteraksi dengan Civitas Akademik
Lebih dekat dengan Dekanat dan rektorat menjadi langkah bagus untuk memuluskan hal-hal yang diprioritaskan , dengan kedekatan tersebut boleh jadi kita lebih tau mengetahui info besiswa, tempat magang dan bahkan bisa dimuluskan jalan kita dalam  skripsi.
3.      Unit Kegiatan Mahasiswa Join yuk !!
Segelumit permasalahan dikampus yang sedemikian rupa ditamabh lagi program kerja Ormawa membawa kita belajar bekerja dibawah tekanan, nanti dilingkungan kerja kita akan terbiasa dengan hal itu. Jadi guys, untuk kalian yang belum punya keinginan untuk ribet dengan kegiatan, mulai sekarang ubah mindset kalian, karena di Ormawa apapun itu, direkomendasikan UKM.

4.       



[1] “495 Ribu Lulusan Sarjana Nganggur.”

Komentar