Nulis ra karu karuan
Selmaat malam kegalauan yang
senangtiasa menyelimuti ku. Seperti kalimat pertama kesedihan yang tertuangkan
hanya sebuah kegalauan hidup yang saat ini kupikirkan , entah kenapa sulit
sekali mengusir kesendirian sedetik saja agar kegalauan hilang sesaat dan hanya
senang senang . tulisan ku kali ini menjadi lebih gak karu karuan karena
kembali dalam situasi gejolak hati yang tempo hari tak mampu ku kuasai dengan
baik. Sangat sulit mengandalikannya , sering aku membaca , mendekatkan diri
pada nya namun tak kunjung juga sembuh. Pernah juga aku melakukan sebuah ritual
teater of mind juga tak kunjung memerolaeh hasil yang kuinginkan.
Galau kehidupan meliputi asmara,
ekonomi dan juga relasi menjadi pr besar yang aku harus hadapi ketika nanti
dewasa gak seperti mayat hidup yang tak tau harus berbuat apa, sekarang sebelum
menginjak usia 25 tahun, terus dan ters akan kumotivasi diriku sendiri . kelak
aku harus menerima melepas dan jauh dari perlindungann dan jaminan orang tua,
setiap hari kelak aku akan menghadapi cobaan mahadahsyat yang disitulah allah
selalu memberi tes pada hambanya, siap tidak, mampu tidak menjjalaninya. Dan
cara bijaksana dan baik menyikapi melalui sebuah pengalaman, dan dari usia muda
kita ini lah kita menembus badai, menerjang banjir, dan siap menahan panasnya
ledakan mentari.
Kita adalah kita yang menjalani
kehidupan sehari hari , bukan orang lain, mereka hanya sebagai pendamping ,
sebagai utusan juga terkadang. Namun segala keputusan ada dikita gengs, ingat
ingat dah tu. Terkadang omongan orang tua semuanya baik, dan ayolah keluarlah
dari zona nyaman, ayolah kenali dan resapi kehidupan ini lewat caramu sendiri,
apa yang kau asah akan kau raiih dikkemudian hari. Pada dasarnya orang nanti
akan selalu mengubah nasibnya sendiri, dan kebahagiaan hakiki didapat dari apa
yang kau usahakn diusia muda. Senanglah pada tahapan proses dan libatkan orang
orang sekitarmu , ambil sisi positif yang negative abaikan saja, karena itu
merusak dan mengusar enegi fikiran kita.
Zona nyaman itu kita bahagia
namun kita tidak kemana man, fikiran dan hati kita tidak ada tantangan . hidup
terasa sepi karena kau bangga menikmati hidup ini hanya dengan memerass kerja
keras orang lain tanpa usaha mu sendiri yang keulakukan. Dan sebaik baik orang
adalah yang mau mengubah nasib nya
sendiri. So , siapkan dirikita sekarang, arungi semua kenyataan dan
nikmati paitnya proses dan evaluasi lagi kejadian , jika kau tak sanggup masih
ada kawan mu yang membantumu, jika tidak bisa memberi solusi paling tidak malam
mu terasa terhibur akan seorang yang menhangatkan malam mu.
Energy kita ada batasnya, dann
kita sendiri yang mempu memanagement apakah dan manakah yang didahulukan. Untuk
hasil yang optimal disitulah letak kedewasaan kita diasah. Lagi lagi lwat
pengalaman dalam menyikapi segala tindak dan semua keputusan yang diambil.
Sekarang keputusan ada ditangan kita masing masing apakah masih sengan dengan
dunia kita atau kita lega karena telah keluar dari zona nyaman.
Komentar
Posting Komentar